“You are the embodiment of the information you choose to accept and act upon. To change your circumstances you need to change your thinking and subsequent actions.”
― Adlin Sinclair
Sabtu, 29 November 2014
Simplest Yet Most Powerful
“Showing gratitude is one of the simplest yet most powerful things humans can do for each other.”
― Randy Pausch
Greatest of Virtues
“Gratitude is not only the greatest of virtues, but the parent of all others.”
― Marcus Tullius Cicero
Sabtu, 22 November 2014
The Secret of Both Worlds
“He who would know the secret of both worlds will find that the secret of them both is Love.”
― Fariduddin Attar
Opportunities from Below
“You won't see any opportunities from below if you keep looking above your head all the time.”
― Yasu Nomura
Three Greatest Treasures
“I have just three things to teach, simplicity, patience, and compassion. These three are your greatest treasures.”
― Lao Tzu
Aging
“Most people don't grow up. Most people age. They find parking spaces, honor their credit cards, get married, have children, and call that maturity. What that is, is aging.”
― Maya Angelou
Senin, 17 November 2014
Brave and Patient
“We could never learn to be brave and patient, if there were only joy in the world.”
― Helen Keller
Minggu, 16 November 2014
Zuhud
Ketika Singa Tuhan Imam Ali hadir di sebuah majlis.
Seseorang melontarkan kutukan pada dunia.
Haidar menjawab, “Dunia, Nak, bukan untuk dikutuk.”
Celakalah kau jika mengucilkan diri dari hikmah.
Dunia ini seisinya adalah hamparan ladang.
Untuk didatangi siang dan malam.
Segala yang memancar dari martabat dan kekayaan iman.
Seluruhnya dari dunia ini.
Buah hari esok adalah kembang dari benih hari ini.
Orang yang ragu akan merasakan pahitnya buah penyesalan.
Dunia ini adalah tempat terbaik bagimu.
Di dalamnya bekal di hari kemudian dapat kausiapkan.
Pergilah ke dunia, namun jangan dalam hawa nafsu tenggelam.
Dan siapkan dirimu bagi dunia yang lain.
Jika demikian, maka dunia itu akan pantas bagimu.
Berkariblah dengan dunia, demi tujuan semua itu.
― Fariduddin Attar
Seseorang melontarkan kutukan pada dunia.
Haidar menjawab, “Dunia, Nak, bukan untuk dikutuk.”
Celakalah kau jika mengucilkan diri dari hikmah.
Dunia ini seisinya adalah hamparan ladang.
Untuk didatangi siang dan malam.
Segala yang memancar dari martabat dan kekayaan iman.
Seluruhnya dari dunia ini.
Buah hari esok adalah kembang dari benih hari ini.
Orang yang ragu akan merasakan pahitnya buah penyesalan.
Dunia ini adalah tempat terbaik bagimu.
Di dalamnya bekal di hari kemudian dapat kausiapkan.
Pergilah ke dunia, namun jangan dalam hawa nafsu tenggelam.
Dan siapkan dirimu bagi dunia yang lain.
Jika demikian, maka dunia itu akan pantas bagimu.
Berkariblah dengan dunia, demi tujuan semua itu.
― Fariduddin Attar
Langganan:
Postingan (Atom)